Minggu, 28 Februari 2016

Selamat Pagi Teri Kece



Selamat Pagi, Pagi!
Saya sedang berpikir, Kalau jual teri mentah begitu betul ada yang beli atau tidak ya. Kalau teri mateng ya ada yang membeli, buktinya senin besok kami akan kirim puluhan bungkus lagi ke Ibu Kota Jakarta. Ah masa? Ya iya, wong mba-mba di Jakarta sana ada yang bantu jualkan itu teri nan kece kok...
 
Teri Kece ini betulan kece minta ampun, sangkin kecenya ya harus mikirin trik usaha setiap hari. Apakah itu? seperti mikirin begini; hayooo laku tidak bisnis kelas terimu. Hayo mau tes teri macam apa besok. Hayo udah beres belum soal 'kriuk' terimu. Hayo komplain dari pelanggan tempo lalu sudah diatasi belum. hayooo untung jualan teri kemarin sudah dibelanjakan apa. Ampun-Ampunan mikirinnya...

Saya hakkul yakin sekecil apapun usaha itu, harus dimulai dari Sejak Pagi. Kenapa? Karena besok pagi harus mikir lagi, Terimu sudah laku belum?
Dan Pagi akan selalu menjadi pagi. Selamat pagi, Pagi!

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More